Komentar Yatin Ahdiyat Caleg Berkarya Tentang Gaji Guru

Redaksi   |   Pendidikan  |   Kamis, 15 November 2018 - 08:48:39 WIB   |  dibaca: 260 kali
Komentar Yatin Ahdiyat Caleg Berkarya Tentang Gaji Guru

MahesaMediaCenter.id - Kejadian Sekolah Negeri yang ditutup di Halmahera Selatan diharapkan tidak terjadi di Jakarta khususnya Jakarta Timur. 

Caleg Berkarya Dapil 5 No. 4 Yatin Ahdiyat berharap guru-guru di Jakarta Timur tidak mengalami nasib yang sama seperti di Maluku yang beralih profesi akibat tidak mendapatkan gaji.

Di Desa Samo, Halmahera Selatan, SMA Negeri 32 ditutup lantaran tidak adanya guru yang mengajar. Akibatnya, sebanyak 70 siswa yang bersekolah di SMA itu terancam tak bisa ikut ujian.

Yatin Ahdiyat berharap Gubernur segera mengambil langkah konkrit untuk mengatasi hal ini. Karena jika belajar mengajar sampai di stop yang dirugikan adalah anak-anak generasi bangsa.

“Jika aktivitas belajar mengajar sampai tidak jalan, generasi bangsa terlantar. Semangat mereka juga bisa pudar,” imbuh Caleg Berkarya dari Dapil 5 DKI Jakarta ini.

Menurut Kepala Desa Samo, Kecamatan Gane Barat Utara Jafar Anhar, sekolah negeri ini memiliki satu guru PNS dan tiga guru honorer. Guru PNS bernama Aswia Abdul Muthalib sekaligus sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 32.

Dia mengungkapkan, kepala sekolah tersebut mulai meninggalkan tugas sekitar 8 bulan. Sementara 3 guru honorer SMA 32 meninggalkan tugas pada Juli 2018 lalu.  "Mereka tidak mengajar karena tidak pernah diberikan honor," kata Jafar.

Profil Redaksi

Redaksi

Mahesa Media Center adalah sebuah media online yang mengakomodir dari media-media online yang ada dibawah pengelolaan Mahesa Media Center.

Mahesa Media Center Menginspirasi Berita yang Terpercaya di Jagad Dunia Maya ini.

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar By Facebook